7 Langkah Efektif Ternak Lovebird Agar Cepat Bertelur Khusus Pemula





Di dalam Indonesia burung lovebird mendapat julukan sebagai burung cinta, karena burung ini sering terlihat kemesraannya dengan pasangannya. Dan juga burung lakbet ini konon sangat setia pada pasangannya karena hanya memiliki satu pasangan dalam hidup mereka. Walaupun disebut burung cinta namun burung lovebird ini hidup secara berkelompok.

Penampilan secara fisik burung lovebird ini bisa dibilang enak dipandang. Karena lovebird memiliki warna bulu yang warna warni dan cerah, membuat orang yang melihatnya terpukau terkagum kagum. Warna - warna burung lovebird memiliki banyak corak dan seni. Diantaranya hijau teragn maupun gelap, abu-abu, putih, hitam, kuning, jingga, hingga warna biru pun ada. Untuk melihat kecantikan burung lovebird ini bisa dilihat di Instagram @majalahlovebird

Diantara burung bengkok lainnya, burung lovebird ini memiliki ukuran bentuk tubuh relatif kecil jika membandingkannya dengan burung bengkok lainnya. Mungkin karena ukurannya yang imut ini, tidak sedikit orang yang kepincut untuk merawat dan memeliharanya. Pemeliharaan burung lovebird bisa dibilang mudah mudah gampang, itu disebabkan burung ini bisa tahan berbagai jenis cuaca, walaupun burung lvoebird lebih condong ke kondisi alam kering dan cenderung agak panas.

Jika sobat majalahlovebird berminat untuk memelihara atau berternak burung lovebird ini, jangan kuatir kami akan membantu dengan berbagai tips dan trik perawatan burung lovebird dari pemula hingga master. Dan untuk awalan sobat bisa membali lovebird yang murah terlebih dahulu agar mengetahui karakteristik lovebird di lingkungan dan cara hidup sobat apakah cocok atau tidak

Berikut 7 Cara ternak lovebird agar cepat bertelur bagi pemula



1. Menyiapkan Kandang Yang Memadai Dan Nyaman

Langkah pertama adalah menyiapkan tempat tinggal / kandang lovebird yang memadai. Sobat bisa membuat sendiri kandangnya atau bisa beli di toko burung.dengan ukuran 60x60x40cm. Harga kandang burung lovebird seperti gambar dibawah ini berkisar antara 100rb hingga 200rb tergantung wilayah sobat masing masing.


Kemudian Menyiapkan rumah bertelur untuk lovebird atau biasa disebut glodok lovebird. Glodok lovebird biasanya berbahan kayu yang keras  yang keras karena jika kayunya tidak kuat, nanti di grogot hingga habis sama burung lovebird sobat sendiri. Glodok lovebird ini memiliki berukuran 20x20x25cm.

Kemudian meyiapkan: serut kayu, ranting kecil,  dedaunan atau bisa juga kulit jagung yang dikeringkan. Gunanya adalah sebagai alas didalam glodok lovebird agar burung lovebird sobat merasa nyaman untuk berkembang biak. Cukup ditaruh diluar glodok saja serut kayu, ranting, daun kering, karena lovebird lebih suka menghiasi sendiri glodoknya.


2. Carilah Sepasang Burung Lovebird Berkualitas dan Sehat

Lalu yang kedua, setelah membeli kadang yang memadai, langkah selanjutnya adalah mencari sepasang lovebird yang sehat dan berkualitas. Belilah burung lovebird yang sobat inginkan, lovebird yang memeliki suara gacor atau memiliki warna cantik atau bahkan keduanya. Itu semua tergantung selera sobat masing masing.


Perhatikan kesehatan burung lovebird sobat, sebab kalo sakit bisa menular ke pasangannya atau bahkan ke pemiliknya. Pilih lah lovebird yang berkualaits karena burung lovebird yang berkualitas, tentu menghasilkan anakan lovebird berkualitas juga.

Kemudian pilihlah lovebird jantan yang usianya lebih tua ddibanding usia lovebird betinanya. Ini dikarenakan agar lovebird jantan lebih mendominasi nanti saat terjadi proses perkawinan.

3. Tunggulah Lovebird Hingga Siap Kawin

Harap diperhatikan bahwa usia siap kawin burung lovebird adalah 1 tahun. Adapun ciri-ciri dari burung lovebird yang siap kawin, diantaranya :

  • Lovebird betina terlihat sering merentangkan kedua sayapnya sambil mengangkat ekornya. 
  • Lovebird Jantan akan sering terlihat menggesek-gesekkan ekornya pada sangkar (gestang).

Setelah ciri-ciri diatas sudah terlihat maka untuk segera lah mengawinkan kedua indukan lovebird sobat. Karena jika terlalu lama menunggu nanti akan bisa menyebabkan sulit kawin.

Bila sudah tampak ciri - ciri lovebird siap untuk kawin. Maka langkah selanjutnya adalah menjodohkan lovebird tersebut. Cara penjodohan yaitu dengan mempertemukan kedua burung lovebird tersebut. Harap diperhatikan saat baru pertama kali membeli burung lovebird. Agar tidak langsung menaruh di dalam kandang yang sama. Hal ini karena burung lovebird bisa bertarung dan menyebabkan salah satunya mati.


4. Jangan Memasukkan Lebih Dari Satu Pasang Lovebird Dalam Satu Kandang

Harap memisahkan bila sobat membeli lebih dari satu pasang burung lovebird. Hal ini agar lovebird tidak bertukar pasangan. Dan menghasilkan anakan lovebird yang berkualitas sesuai target sobat sendiri.



5. Secara Teratur Memberi Makan Dan Minum Agar Lovebird Nyaman Bertelur

Kemudian langkah yang sangat penting yaitu untuk selalu memberi lovebird sobat makan dan minum yang teratur. Hal ini betujuan agar lovebird memiliki gizi yang terpenuhi terpenuhi dan cepat bertelur. Dan tidak lupa air minum yang selalu higienis akan membuat burung lovebird nyaman didalam kandang untuk berkembang biak. Makanan untuk lovebird ternak yang dianjurkan adalah biji bunga matahari / kuaci, tauge, milet, jagung muda, biji sawi, kenari seed, hingga kangkung.



6. Saat Proses Perkawinan dan Bertelur

Pada saat lovebird sudah menjalani prosesi perkawinan dan kemudian sang betina sudah bertelur, Hal yang perlu diperhatikan adalah jangan sering - sering untuk menengok keadaan lovebird sobat agar kenyamanan mereka tidak terganggu. Bila kenyamanan terganggu maka lovebird tidak akan mau mengerami telurnya.

Ada satu hal yang diperhatikan, bahwa tidak semua lvoebird betina mau untuk mengerami telurnya. Cara  menghindari hal tersebut adalah dengan cara meletakkan lovebird betina tidak mau untuk mengerami telurnya berdekatan dengan lovebird betina yang sedang mengerami telurnya. 

Dengan cara mendekatkan kedua sangkar mereka. Karena hal ini ini membuat lovebird yang tidak mau mengerami telura dapat mendengar erangan betina yang sedang mengerami telurnya. Dan akan membuat betina tadi dapat terpancing untuk segera mengerami juga.

Ada beberapa lovebird betina yang baru pertama kali bereproduksi, belum tentu pasti telur telurnya dapat menetas. Hal ini  wajar saja, karena bisa disebabkan lovebird yang belum siap untuk bertelur atau mungkin ada faktor eskternal yang lainnya.


7. Proses Pemisahan Anakan Dengan Induknya

Bila telur lovebird sudah menetas, bersyukurlah dan tunggulah waktu sampai 14 hari terlebih dahulu, kemudian baru  pisahkan anakan lovebird dengan induknya agar sang induk bisa segera bereproduksi kembali. Atau sobat majalahlovebird bisa menunggu sampai anakan burung lovebird sobat keluar sendirinya  dari sarangnya.

Jika sobat memilih untuk memisahkan anakan lovebird dari induknya, maka harus menyiapkan lampu sebesar 5 watt didalam kandang anakan lovebird untuk menghangatkan sebagai pengganti kehangatan dari sang induk.

Dan anakan lovebird ini belum bisa untuk makan dengan sendirinya. Maka dari itu, sobat perlu menyuapinya dengan cara menggunakan suntikan ( Melolohi ). Makanan untuk anakan burung lovebird bisa berupa pelet atau bubur bayi yang dapat dibeli di toko toko burung, kemudia diracik dengan cara menyeduhnya dengan air hangat. Kemudian Meyuapi anakan burung lovebird sobat setiap 4jam sekali atau jika kantung makanan dibawah kepalanya sudah habis.


Nah itu lah 7 Langkah Efektif Ternak Burung Lovebird Agar Cepat Bertelur Khusus Pemula, Sekian dan Terima Kasih Kembali


0 Response to "7 Langkah Efektif Ternak Lovebird Agar Cepat Bertelur Khusus Pemula"

Posting Komentar